Senin, 07 Maret 2011

Honda DBL Kaltim, tempat eksisnya SPARTANIAN

                Selama seminggu ini siswa-siswi sma se-Kalimantan Timur terserang oleh euforia akibat diadainnya pertandingan basket antar sekolah yaitu Development Basketball League (DBL) dari tanggal 25 Februari sampai 5 Maret 2011. Pesertanya banyak banget lo! Sekitar 48 tim putera maupun puteri dari berbagai sekolah.
                Sekolahku, SMA Negeri 1 Samarinda (SMANSA) menurunkan tim putera dan puterinya. Ada dancernya juga. Yang bikin aku bangga jadi warga SMANSA itu karena kepala sekolah dan guru-gurunya mendukung banget. Dari mulai harga tiket yang dibikin murah dari harga aslinya, sampai jam pelajaran yang dipendekan selama seminggu penuh. Mana pemain sama dancernya dikasih dispensasi pula. Kurang apa coba?

  Tim basket puteri SMANSA tanding di hari pertama. Tau nda sih!? Supporternya SMANSA tu buju gile, banyak amat! Terus bajunya kompakan lagi, putiiih semua.  Nda sia-sia semua usaha dari sekolah. Waktu itu tim puterinya melawan juara bertahan dua tahun berturut-turut. Karena itu aku dan temen-temen sebagai “SPARTANIAN” yaitu istilah bagi pendukung tim basket SMANSA mendukung dengan sekuat tenaga dengan menari-nari dan menyanyikan yel-yel dengan kompak untuk memberi semangat. Dan kami menang! Senang banget dah rasanya. Begitu juga di hari-hari selanjutnya saat tim putera maupun puteri bertanding.


Sayangnya, tim putera SMANSA kalah waktu di semi final saat lawan SMA Katolik, huhuhuhuu ... Ya, di SMAK ada pemain yang hebat banget, namanya Mario Kurnia Khostam. Dia main dengan lincah. Terus paling sering nyetak skor sama bikin three point. Hebat banget kan?
Walaupun begitu, SMANSA masih bisa berbangga karena tim puterinya masuk final. Horee!! Terus dancernya juga. Dan di final SMANSA bertemu dengan lawan yang cukup kuat yaitu SMA Negeri 5 Balikpapan. Tapi dengan kerjasama antarpemain dan dukungan dari Spartanian, kami menang! HUUUUUIIII


 ... Seneng banget deh pokoknya. Kapten tim puteri SMANSA menjadi pemain puteri terbaik dan tiga orang pemain dari tim puteri terpilih untuk dikirim ke Surabaya mewakili KALTIM. Kalau di tim puteranya satu orang aja, yaitu kaptennya. Tapi cukup membanggakan bukan? Tim dancenya juga dapat juara dua dan kami, Spartanian menjadi supporter terbaik di ajang DBL tahun ini. Nda sia-sia pengorbanan dan usaha yang dilakukan oleh seluruh warga SMANSA.
Happy ending deh!  :D